JALANAN

Jalanan

Semerbak wangi duri bukan durian

Indahnya kaki ini tanpa alas

Kerikil tajam menghujam

Sorakan dan teriakan mencerca

Hinaan bukan pujian menjadi sapaan

Uang uang uang dan uang

Mencari uang hanya mengisi otakku

Takperduli apapun rintangan

Harus mati atau dipukuli

Sayang tidak semua orang mengerti

Tak ada kasih orang tua hanya tuntutan orang tua

Ku harus berpura-pura menyapa pagi

Ku hanya tidak ingin melihat pagi lagi

Melihat penderitaan selanjutnya

2 Komentar »

  1. anycor said

    okeh juga…ternyata ada yang punya niat terpendam neh…
    tetap diasah sista, sebagai medio kekesalan dan suka citamu

    • mampaps said

      iya nih bunda,,aku pengen jadi penulis,,hehehe,,makasih bunda

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: